Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Mei 2014

budidaya sengon atau albazia


                 Sengon yang dalam bahasa latin disebut Albazia Falcataria,termasuk famili Mimosaceae,keluarga petai-petaian.Kayu sengon digunakan untuk tiang bangunan rumah,papan peti emas,peti kas,perabot rumah tangga,pagar,tangkai dan kotak korek api,pulp,kertas dan sebagainya.Bagian yang mempunyai nilai ekonomi pada tanaman sengon adalah kayunya.Pohonnya dapat mencapai tinggi sekitar 30-40 meter dengan diameter batang sekitar 70-80 cm.Bentuk batang sengon bulat dan tidak berbanir,kulit luarnya bewarna putih atau kelabu,tidak beralur dan tidak mengelupas.Berat jenis kayu rata-rata o,33 dan termasuk kelas awet IV-V.Dengan harga yang cukup menggiurkan saat ini sengon banyak diusahakan untuk berbagai kayu olahan berupa papan-papan dengan ukuran tertentu,sebagai bahan baku pembuat peti,papan penyekat,pengecoran semen dalam konstruksi,industri korek api,pensil,papan partikel,bahan baku industri pulp kertas dan sebagainya.
                Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alamnya,tetapi juga bahasa.Sengon memiliki nama lain di beberapa daerah di Indonesia antara lain : Maluku : seja(Ambon),sikat(Banda),tawa(Ternate),gosui(Tidore).Jawa : kalbi,sengonsengon landi,sengon laut,sengon sabrang(jawa),jeunjing laut,jeunjing(Sunda).
                Pembibitan Sengon
Benih
                Pada umumnya sengon diperbanyak dengan bijinya.Biji sengon yang dijadikan benih harus terjamin mutunya.Untuk luas kebun penanaman sengon 1 hektare,jarak tanam 3x2 meter.Satu lubang satu bibit sengon,satu kilo gram benih berisi rata-rata 40.000 butir,daya tumbuh 60% dan tingkat kematian selama dipersemaian 15%.dengan demikian jumlah benih=100/3x100/2x1=1.667 butir.
Pemilihan lokasi persemaian
                Keberhasilan persemaian benih sengon ditentukan oleh ketepatan dalam pemilihan tempat.Oleh karena itu yang perlu diperhatikan adalah lokasi persemaian dipilih tempat yang datar atau dengan derajat kemiringan maksimum 5 persen.Diupayakan memilih lokasi yang memiliki sumber air yang mudah diperoleh sepanjang musim,seperti dekat mata air,dekat sungai,dekat persawahan.Kondisi tanahnya gembur dan subur,tidak berbatu/kerikil,tidak mengandung tanah liat.
Pemeliharaan
                Dengan penyiraman yang optimal pada pagi,siang maupun sore hari menggunakan selang,atau kalau di daerah saya menggunakan gembor.Selanjutnya pada kondisi tertentu,penyiraman dapat dilakukan lebih banyak dari keadaan normal,yaitu pada saat bibit baru dipindah dari naungan ke areal terbuka dan hari yang panas.
                Penanaman
Pembuatan dan pemasangan ajir tanam yang dapat dibuat dari bambu atau kayu dengan ukuran,panjang0,5-1 m,lebar 1-1,5 cm.pemasangan ajir dimaksudkan untuk memberi tanda dimana bibit harus ditanam,dengan demikian pemasangan ajir tersebut harus sesuai dengan jarak tanam.Pembuatan lubang tanam dibuat berukuran 30x30x30 cm tepat pada ajir yang sudah terpasang.penjarangan dilakukan untuk memberikan ruang tumbuh yang lebih leluasa pada sengon.Ini dilakukan pada saat tanaman berumur 2 dan 4 tahun.Penjarangan pertama dilakukan sebesar 25%,maka banyaknya pohon yang ditebang 332 pohon per hektar,sehingga tersisa 1.000 batang setiap hektarnya.Penjarangan kedua sebesar 40% dari pohon yang ada atau 400 pohon per hektar dan sisanya 600 pohon dalam setiap hektarnya merupakan tegakann sisa yang akan ditebang pada akhir daur.
                Pemeliharaan
                Yang dilakukan adalah penyulaman,yaitu penggantian tanaman yang mati atau sakit dengan tanaman yang baik.Penyulaman pertama dilakukan sekitar 2-4 minggu setelah tanam,penyulaman kedua dilakukan pada tahun pertama/sebelum tanaman berumur 1 tahun.Sesuai dengan daur tebang tanaman yang direncanakan selama 5 tahun maka pemeliharaan yang dilaksanakan selama 5 tahun pula.Pemeliharaan tahun I dan tahun III,penyulaman,penyiangan,,pemupukan,pemangkasan batang,pendangiran.Pemeliharaan lanjutan berupa penjarangan untuk memberi ruang tumbuh yang lebih.
                Nah,tertarik kah anda untuk menanam sengon atau albazia,tidak salahnya kita memanfaatkan lahan yang kita punya,untuk ditanami sengon.Kalau di daerah saya menanam sengon,jati,maoni dan sebagainya,mereka mengatakan sebagai tabungan hari tua kita atau yang akan menikmati anak cucu kita.Yang menanam sengon di daerah saya rata-rata orang yang mapan atau mempunyai modal,karena panen sengon cukup lama,dan banyak sekali yang jual bibit sengon dengan harga yang amat sangat terjangkau dengan tinggi bibit sengon yang menjadi ukuran harganya,sehingga kita tidak perlu repot dengan pembibitan.

Semoga bermanfaat dan berkah
Wassalam


Senin, 03 Maret 2014

cara menanam kangkung

Kangkung adalah sejenis sayuran,yang digemari masyarakat,bahkan banyak peternak kelinci yang memberi kangkung sebagai pakan ternak mereka.
Kita akan membahas cara menanam kangkung.
-          Bibit kangkung
Gunakan bibit kangkung yang baik,bersertifikat & belum kadaluarsa,dapat di beli di toko-toko pertanian

Cara tanam benih kangkung :
Lahan :
-          Olah tanah,gemburkan,dan ratakan
-          Taburkan pupuk kandang,1 kwintal pupuk Urea,1/2 kwintal pupuk SP36,dan ½ kwintal KCL (per Ha)
-          Buat gundukan/gulutan dengan lebar sekitar 120 cm,tinggi kurang lebih 20 cm,panjang disesuaikan kondisi lahan
Pemupukan:
-          Beri 75 kg/Ha setelah benih ditanam pada umur 7 hari dan 15 hari
Pemeliharaan:
-          Penyiangan dilakukan mulai umur 7 hari sekaligus kontrol hama penyakit
-          Gunakan pestisida sesuai dengan aturan bila terkena hama
Panen :
Umur panen mulai 22 hari sampai 35 hari dengan cara dipotong atau dicabut